iklan anda

Terbaru


Headline


Realisasi Anggaran Kemenag Pasbar Triwulan I 2022, Tertinggi

 

 Kemenag Pasbar


Pasaman Barat, sannarinews.com – Walau sejak Jumat, 25 Februari 2022 lalu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, dan Tigi Nagari di Kabupaten Pasaman dilanda gempa, mengahancurkan raturan rumah warga, empat sarana ibadah, lembaga pendidikan, dan 10 orang meninggal dunia. Pada reaisasi anggaran, Pasaman Barat tertinggi.


Dari Rp28.035.412.000 pagu anggaran yang dialokasikan untuk Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat tahun 2022. Hingga pertengahan bulan Maret 2022, sekaligus bulan terakhir dalam triwulan satu tahun anggaran ini. Sebesar Rp4.605.570.439 di antaranya telah dicairkan, sesuai peruntun yang telah ditetapkan.


“Walau semenjak beberapa hari terakhir, Pasaman Barat dan sebagian Kabupaten Pasaman, diterpa bencana (gempa vulkanik berkekuatan 5,1 pada scala ricter (SR), 6,1 dan seterusnya. Namun, untuk realisasi anggaran di triwulan pertama 2022, Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, berada dalam urutan tertinggi, dengan capaiannya 15,9 persen”, katanya.


Dijelaskan Kasubbag Tata Usaha, kepala kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Muhammad Nur, beberapa hari lalu, menyampaikan informasi tentang realiasasi anggaran trwulan satu tahun 2022 dari 19 kabupaten/kota se Sumatera Barat. Daftar urutan seasiasi anggaran dimaksud, telah dibagikan kepala kantor ke media sosial, seperti WhatsApp Grup (WAG) kantor.


Berikut peringkat satu sampai lima tertinggi realisasi anggaran triwulan satu 2022 dari 19 kabupaten dan kota se Sumatera Barat, Peringkat Satu, Pasaman Barat dengan realisasi 15,90 persen, disusul Kota Padangpanjang 15,73 persen, Payakumbuh 13,42 persen, Kota Solok 13,37 persen, dan Kota Pariaman dengan realisasi 12,79 persen.


Mengingat suasana pasca gempa di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, terjadi hari Jumat, 25 Februari 2022, dan hari Kamis, 10 Maret 2022 lalu, masa tanggap dadurat atau sejumah warga asal Nagari Kajai berada di pengungsian telah berakhir. Agar beban masyarakat setempat berkurang, tentu akan dilakukan pendistribusian bahan Sembilan bahan pokok (Sembako), dan peralatan rumahtangga lain.


Di Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, tambah Sufrinas, hingga saat ini telah ada sejumlah kasur santai, tikar, bantal, beras, tetor, dan sebagainya, secara keseluruhan akan dibagikan kepada warga terdampak gempa dimaksud. “Kita berharap, melalui bantuan ini, beban warga korban gempa semakin berkurang”, akhirnya. (gmz/irz)